musim hujan datang.
rumah lembab tak terhindarkan.
hal ini ditambah dengan jendela di rumah yang mini-mini.
maunya biar bergaya minimalis, tapi imbasnya cahaya matahari jadi ogah berbanyak-banyak masuk.
ditambah lagi dengan jam terbang si pemilik yang lumayan tinggi.
(tingginya emang setinggi senggek pelem, tapi tetep aja gag bisa terbang..)
jadilah, rumah lembab dan jamur hinggap dimana-mana.
nah!
cara paling ampuh untuk mengatasinya antara lain:
- beli alkohol. jangan diminum, ntar mabok. alkoholnya dituang di kapas, diusap ke permukaan lemari ato furniture yang jamuran. jangan pake air, karena si jamur akan makin merajalela dengan riang gembira.
- kalo si jamur bandel? yaps, kadang selang 2-3 hari, sang jamur dan kawan-kawan boyongan lg di tempat yang sama. cara jitu untuk membasminya adalah dengan melapisi permukaan perabotan tersebut dengan bahan pelapis bening seperti Melamin atau pernis untuk menutupi media tumbuhnya jamur. aplikasikan setelah dicampur dengan thinner. caranya bisa pake kuas ato pake semprotan (sempotan, kata shanno kecil).
- uda amankah?
not really. untuk ngindarin si fungus immigrasi lg, kita perlu kasi ventilasi udara yang cukup. bisa juga dengan nambah penerangan secukupnya.
- cek belakang lemari, kalo jamur-jamur itu juga nangkring di situ, basmi dengan cara 1 dan 2.
- alasi lemari dengan papan kayu untuk menyerap kelembaban.
- alternatif lain adalah dengan menyediakan butiran-butiran penyerap air. bisa didapat di supermarket.
met nyoba deh.
si pemilik blog mendoakan dari jauh. hehehehe